Senin, 22 Oktober 2018

TEMPAT YANG PALING MEMBAHAGIAKAN





            Banyak orang yang ketika melihat tagline artikel ini berpikiran bahwa “The happiest place on earth” adalah taman bermain ataupun tempat hiburan lainnya. Tentu saja tidak semua orang beranggapan begitu, seperti contohnya adalah saya. Menurut saya pribadi tempat yang dimaksud dalam “place” tersebut bukan semata-mata hanya sebuah tempat – tempat hiburan ataupun tempat melepas stress lainnya. Bahkan sebuah warung sederhana pun dapat menjadi tempat yang dimaksud, tentu saja dengan beberapa faktor internal dan eksternal. Beberapa faktor tersebut antara lain bisa dilihat dari beberapa konsep 5W+1H yang membuat suatu tempat menjadi berarti bagi seseorang.

            Faktor yang paling mempengaruhi adalah What/Apa, Who/Siapa, When/Kapan. Maksudnya adalah kurang lebih seperti “Apa dan dengan siapa anda ketempat tersebut dan pada saat apa kalian kesana?”, bisa saja kalian ke Warunk Upnormal bersama pasangan kalian saat kencan pertama kalian. Dari 3 faktor tersebut saja sudah dapat dilihat bahwa mereka berdua memiliki kenangan bersama di Warunk Upnormal, terlebih lagi itu adalah kencan pertama yang bisa saja menjadi titik awal bagi hubungan mereka kedepannya. Ketika mereka berdua melanjutkan hubungan mereka ketahap yang lebih serius dimata hukum, pasti mereka akan tetap mengingat bahwa Warunk Upnormal adalah tempat yang paling membahagiakan dalam benak mereka atau mungkin pasangan itu masih sering kesana sambil mengenang awal mereka menjalin hubungan dari yang awalnya tidak kenal menjadi saling membutuhkan satu sama lain.

            Dari anggapan beberapa orang lainnya, tempat yang sunyi seperti padang rumput yang luas, rooftop pribadi, bahkan kamar mandi dapat menjadi tempat paling membahagiakan di bumi. Karena bagi beberapa orang dapat merasakan ketenangan batin maupun fisik ditempat – tempat tersebut untuk melepas semua pikiran dan beban kehidupan mereka sesekali. Terkadang mereka hanya memerlukan tempat untuk menatap langit sambil memikirkan apa yang telah ia lakukan di keseharian mereka atau bahkan berbicara dengan diri sendiri. Maka dari itu tempat sunyi adalah tempat paling membahagiakan bagi mereka.

            Hal ini membuat stigma tentang “The happiest place on earth” selalu taman bermain ataupun tempat hiburan tidaklah pasti, karena setiap orang memiliki pandangannya masing – masing seperti sang penulis. Menurut sang penulis tempat paling membahagiakan di bumi adalah ketika dia bersama orang yang menurutnya berarti. Menurutnya hal tersebut tidaklah harus terpaku pada satu tempat, melainkan tergantung kenangan apa yang pernah dibuat ditempat itu walaupun itu hanya sebuah ruangan sepetak atau tempat tongkrongan sambil bermain kartu dan mengobrol bersama teman dekat.

            Jadi inti dari artikel ini adalah bahwa “The happiest place on earth” tidaklah harus hanya satu tempat seperti yang paling membahagiakan dari yang paling membahagiakan. Bisa saja tempat yang dimaksud adalah tempat yang paling tidak kita sadari sekalipun karena seringnya kita menghabiskan waktu disana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar